Sinopsis Sinetron Bidadari Bidadari Surga ( BBSSeries ) Eps 4

blogger templates
Sinopsis Sinetron Bidadari Bidadari Surga ( BBSSeries ) Eps 4 - Laisa dikerjai oleh Hanifah dan Denay. Mereka membuat dandanan Laisa berantakan. Bukan itu saja, Denay juga menyuruh adiknya, Puput untuk mengajak teman-temannya melempari dan mengarak Laisa yang dianggap orang gila. Daffa yang hendak menolong, tak berdaya ditahan Hanifah dan Denay. 

Dalimunte dan adik-adiknya melihat itu. Mereka tak terima Laisa dikatai orang gila. Mereka menganggap ini semua ulah Daffa. Dalimunte bersaudara pun menyusun rencana untuk membalas dendam pada Daffa. Pertama, mereka terang-terangan menantang Daffa berkelahi. Tapi ternyata Daffa tak mudah ditaklukan. Mereka pun akhirnya mencari siasat baru. Mereka menjebak Daffa hingga Daffa bisa diikat dan diarak keliling kampung. Mereka juga mendandani Daffa seperti orang gila.

Hal ini membuat Hanifah marah besar dan mengancam anak-anaknya untuk tidak bergaul dengan anak-anak Lainuri. Bahkan Hanifah mengharamkan keluarga Lainuri segala. Reaksi Hanifah yang berlebihan membuat Syafril marah. Syafril sadar, anak-anak Lainuri bersikap kasar begitu pasti ada sebabnya. 

Sementara Laisa dan Lainuri juga marah besar pada Dalimunte CS. Namun mereka terharu ketika tau Dalimunte CS melakukan itu semua demi membela Laisa. Laisa akhirnya memberitahu Dalimunte CS, bahwa bukan Daffa yang bersalah. Hal ini malah membuat Dalimunte CS makin penasaran dan mencari siapa sebenarnya yang sudah mengerjai Laisa. Sampai akhirnya mereka tau ini semua perbuatan Denay. Mereka pun menakut-nakuti Denay dengan menyamar menjadi pocong. Mutia yang sudah tau duduk perkara sebenarnya, bahkan ikut membantu.

Afrizal merasa kesal melihat Mutia akrab dengan Dalimunte bersaudara. Apalagi sejak pembangunan kincir air berhasil, Dalimunte jadi dapat penghargaan dari sekolah dan dielu-elukan banyak anak. Mutia juga makin lengket pada Dalimunte. Afrizal akhirnya mengadu-domba Dalimunte dengan Ikanuri dan Wibisana yang dari awal menyukai Mutia. Ikanuri dan Wibisana terhasut dan memusuhi Dalimunte yang dikira menyukai Mutia.

Di lain pihak, Nurimah uring-uringan, karena bisnisnya hancur sejak ada kincir air. Bekerjasama dengan hansip Zul, Nurimah merusak kincir air dan meracuni air yang mengalir ke ladang. Akibatnya, ladang rusak dan ikan-ikan pada mati. Warga marah dan menuntut ganti rugi pada keluarga Lainuri. Bukan itu saja, mereka bahkan menghancurkan kincir air buatan Dalimunte. Laisa tak berdaya menahan kemarahan warga. Dengan mata berkaca-kaca, ia hanya bisa menyaksikan karya adik kesayangannya dihancurkan warga.