Sinopsis Sinetron Bidadari Bidadari Surga ( BBSSeries ) Eps 5 - Pandu muncul sebagai Dewa Penyelamat atas masalah yang membelit Laisa. Pandu mengaku menaruh perhiasan itu karena dia menemukan perhiasan itu tergeletak begitu saja, Pandu menyangka tas di tangan Laisa milik Tessa. Jelas saja Tessa jadi makin meradang, Pandu mau berbohong untuk Laisa. Laisa berterima kasih pada Pandu. Dari sinilah kemudian Pandu dan Laisa jadi lebih dekat. Tessa sendiri makin yakin kalau Pandu menaruh hati sama Laisa.
Tessa yang telah bersekongkol dengan Denay, peristiwa kalung itu lalu punya rencana baru buat mengerjai Laisa. Kali ini Tessa pura-pura memberi amplop isi uang sebagai permintaan maaf. Laisa yang tidak mau, tetap dipaksa hingga Tessa memasukannya ke dalam tas Laisa. Alasannya buat jajan adik-adiknya. Saat akan pulang, Laisa mampir ke warung bakso. Ternyata di sana ada Hanifah dan Nurimah yang sedang makan bakso. Saat mengambil uang dari amplop, ternyata isinya bangkai tikus kecil...yang terlempar...pas ke mangkok Hanifah. Ia marah bukan main...
Sementara itu, Bustomi malah asyik menggoda Para Mahasiswi yang batal untuk keliling desa karena peristiwa Laisa dituduh mencuri. Bustomi malah ajak mereka jalan-jalan. Cuma buat mahasiswi, yang mahasiswa diminta jaga basecamp. Yusniar yang mergoki hal itu, langsung minta Zul mengejar suaminya. Tapi saat melihat keramaian di warung bakso, ia malah mampir...
Saat Laisa dianiaya oleh Hanifah, Tessa dan Denay menyaksikan dari kejauhan. Hal itu kepergok Pandu. Pandu yang melihat Laisa dianiaya lagi-lagi menolong Laisa. Hal itu bukan hanya saja bikin Tessa kesal. Tapi juga para ibu. Mereka tak habis pikir bagaimana mungkin anak seganteng Pandu, mahasiswa pula bisa suka pada Laisa. Mereka lalu sepakat buat bikin party. Agar Anak KKN tahu kalau mereka itu juga berkelas. Nurimah berharap Denay bisa jadi dengan Pandu. Hanifah jelas sewot, karena ia mengira Daffa dan Denay dekat. Yusniar menengahi, kenapa nggak Daffa dengan Tessa? Biar mereka semua berbesan dengan anak kota.
Yusniar menyebarkan undangan. Semuanya diundang, kecuali keluarga Lainuri. Hal ini bikin Kanu dan Wibi kesal. Apalagi saat Afrizal CS mengejeknya cuma mereka yang tidak diundang ke acara. Sementara Laisa yang posisinya membantu Hanifah, diperbantukan di tempat Yusniar. Saat sedang mempersiapkan acara itu, diam-diam Pandu memotretnya. Hal ini membikin Tessa tambah naik darah...
Malam pas acara, tiga ibu-ibu snob yang kelihatannya dekat tapi suka bersaing itu, berdandan bak artis di tv, pakai gaun panjang segala. Bahkan mereka mendandani keluarga mereka. Hanya Sjafril yang tidak mau diatur istrinya. Ia malah pakai baju batik. Model meja makannya pun, seperti acara resepsi bule yang satu meja bundar diisi berapa kursi. Tapi anehnya makannya pakai cara prasmanan. Segala sok kota ini, bikin Pandu, Tessa dan yang lain mau ketawa.
Saat acara berlangsung tiba-tiba ada petasan yang meluncur ke acara itu. Siapa lagi kalau bukan ulah Kanu dan Wibi. Hingga pesta jadi berantakan. Kanu dan Wibi tidak sadar kalau hal ini bisa bikin Laisa dipecat oleh Hanifah. Malamnya, saat Laisa pulang ke rumah, ia ketemu Dali di jalan yang mengabarkan kalau Yashinta sakit keras. Puskesmas tidak ada dokter jaga. Karena Dokternya sedang ke kota. Dalam keadaan hujan deras, Laisa menerobos hujan...untuk menemui anak KKN, karena berharap ada anak kedokteran yang dapat membantunya...

